Lukman Iskandar :
Pensiunan PNS
Meski sudah pensiun, apabila masih memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP), masih tetap harus melaporkan SPT Tahunan.

Saya pensiunan Pegawai Negeri Sipil (PNS) sejak 01 Oktober 2014. Saat masih bekerja, saya melaporkan SPT setiap tahunnya secara kolektif, tidak pernah ada perubahan data dan tagihannya selalu ‘nihil’. Kami hanya menandatangani dan menerima salinannya dari bagian kepegawaian. Sejak pensiun, saya sudah tidak pernah lagi melaporkan SPT. Pertanyaannya:

  1. Apakah pensiunan harus tetap mengisi formulir laporan SPT?
  2. Apakah harta saya berupa tanah dan bangunan, harus dilaporkan lagi? Setiap tahun saya membayar PBB atas aset itu, termasuk kendaraan bermotor yang juga saya bayarkan pajaknya.

 

Jawab:

  1. Meski sudah pensiun, apabila masih memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP), masih tetap harus melaporkan SPT Tahunan.
  2. Atas harta yang dimiliki harus dilaporkan, bisa dengan ikut program pengampunan pajak (tax amnesty) atau dengan pembetulan SPT. Bagi pensiunan yang penghasilannya di bawah Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP), tidak wajib mengikuti tax amnesty dan membayar tebusan, cukup dengan pembetulan SPT.

(Baca: Kelompok Wajib Pajak Ini Terbebas dari Sanksi Pajak dan Tax Amnesty)

 

Zeti Arina

Founder Artharaya Consultant

www.artharayaconsult.com 

Penjelasan ini diolah dari berbagai sumber, yaitu: peraturan-peraturan terkait amnesti pajak, pengamat pajak, wawancara narasumber, dan situs pajak.go.id.