Sunah Ng :
Pajak yang harus dilaporkan tergantung dari profil penghasilan yang diterima wajib pajak

Saya mau tanya pajak-pajak apa saja yang harus Dilaporkan?

 

Jawab:

Pajak yang harus dilaporkan tergantung dari profil penghasilan yang diterima wajib pajak.

Berdasarkan lembaga yang memungut, ada pajakpusat dan pajak daerah.

  1. Pajak Pusat yaitu pajak yang dikelola oleh Direktorat Jenderal Pajak antara lain Pajak Penghasilan (PPh), Pajak Penjualan (PPN) dan Pajak Penjualan Barang Mewah (PPnBM), Bea Materai dan Pajak Bumi dan Bangunan PBB untuk perkebutan, kehutanan dan pertambangan.
  2. Pajak-pajak yang dipungut oleh Pemerintah Daerah, baik di tingkat Propinsi maupun Kabupaten/Kota adalah sebagai berikut:

Pajak Propinsi, meliputi:

    1. Pajak Kendaraan Bermotor;
    2. Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor;
    3. Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bemotor;
    4. Pajak Air Permukaan;

Pajak Kabupaten/Kota, meliputi:

    1. Pajak Hotel.
    2. Pajak Restoran.
    3. Pajak Hiburan.
    4. Pajak Reklame.
    5. Pajak Penerangan Jalan.
    6. Pajak Mineral Bukan Logam dan Batuan.
    7. Pajak Parkir.
    8. Pajak Air Tanah.
    9. Pajak Sarang Burung Walet;
    10. Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) perdesaan dan perkotaan;
    11. Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan/atau Bangunan (BPHTB).

Dari semua jenis pajak tersebut, wajib pajak tinggal mencocokkan penghasilan dan hartanya. Kalau sebagai pegawai atau punya usaha berarti terutang pajak penghasilan. Kalau menerbitkan  kwitansi pembayaran atau membuat perjanjian terutang bea materai, kalau menjual barang kena pajak dengan omset lebih dari 4,8 milyar setahun harus memungut PPN, dan sebagainya.

Untuk pajak daerah bila punya kendaraan bermotor harus membayar pajak kendaraan bermotor, bila punya tanah dan bangunan harus membayar PBB dst.

Narasumber:

Founder
No telp kantor :  (031) 8492777
Email                   :  zeti@artharayaconsult.com
Perusahaan      :  Artha Raya Consultant