WNI yang tidak tinggal lebih dari 183 hari di Indonesia dan berpenghasilan dari luar negeri, tidak perlu ikut amnesti pajak.

Orang Indonesia yang mendapat penghasilan dari luar negeri, harus Ikut tax amnesty?

 

Jawab: 

Warga Negara Indonesia yang tinggal di luar negeri lebih dari 183 hari dalam satu tahun dan tidak memiliki penghasilan dari dalam negeri, bisa menggunakan haknya mengikuti program pengampunan pajak. Hal ini diatur dalam Peraturan Direktur Jenderal Pajak Nomor 11 Tahun 2016.

Meski tidak ikut tax amnesty warga negara ini dibebaskan dari sanksi yang diatur dalam Undang-Undang Pengampunan Pajak, pasa 18. Artinya jika di kemudian hari ditemukan ada harta yang tidak dilaporkan pun tidak akan dikenakan sanksi denda 2 persen per bulan hingga 2 tahun.

WNI ini bukan merupakan subjek pajak, dan tidak diwajibkan memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). Dalam Undang-Undang Pajak Penghasilan pasal 2 dijelaskan bahwa subjek pajak luar negeri adalah WNI yang tinggal lebih dari 183 hari setahun di luar negeri, tapi memiliki penghasilan dari dalam negeri. Penghasilan yang dikenakan pajak pun hanya yang berasal dari luar negeri. 

 

Penjelasan ini diolah dari berbagai sumber, yaitu: peraturan-peraturan terkait amnesti pajak, pengamat pajak, wawancara narasumber, dan situs pajak.go.id.