Susilo Fenti :
Karyawan Swasta
Pendaftaran Amnesti Pajak bisa dikuasakan, tapi penandatangannya harus dilakukan oleh wajib pajak.

Pertanyaan:

Saya dan suami bekerja di luar negeri, tapi hasil kerja saya diinvestasikan di indonesia.  Ada beberapa rumah dan aset lain yang saya beli di Indonesia menggunakan nama kakak saya. Apa yang harus saya lakukan? Apakah kalau membuat Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) harus datang sendiri ke Kantor Pajak?

 

Jawab:

Pendaftaran NPWP bisa dilakukan secara online. Mengenai syarat, cara, dan ketentuannya bisa dilihat pada http://www.kemenkeu.go.id/Layanan/mendaftarkan-diri-untuk-mendapatkan-npwp-orang-pribadi

Terkait dengan adanya harta yang belum dilaporkan, Direktorat Jenderal Pajak menyarankan Ibu Fenti untuk ikut program Amnesti Pajak, setelah mendapatkan NPWP. Pendaftaran Amnesti Pajak harus dilakukan di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) tempat Wajib Pajak terdaftar, tidak bisa di KPP lain. Bagi yang di luar negeri hanya bisa ke Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Singapura, KBRI London, Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Hongkong.

Proses pendaftarannya masih bisa dikuasakan. Penandatangan Surat Pernyataan untuk wajib pajak badan masih bisa dikuasakan, tapi untuk orang pribadi harus ditandatangani langsung oleh wajib pajaknya. Sementara penyampaian Surat Pernyataan bisa dikuasakan kepada orang lain, dengan menggunakan surat kuasa khusus. Dokumen lain selain Surat Pernyataan juga bisa dikuasakan dengan ketentuan yang sama.

Jika harta yang diungkapkan masih atas nama orang lain, maka harus dilampirkan dengan Surat Pernyataan Nominee atau Surat Pengakuan Harta. Formulir terkait pelaksanaan program amnesti pajak dapat diunduh di sini.

Penjelasan ini diolah dari berbagai sumber, yaitu: peraturan-peraturan terkait amnesti pajak, pengamat pajak, wawancara narasumber, dan situs pajak.go.id.